Pandemi memberikan dampak serius pada stabilitas ekonomi. Banyak perusahaan yang tumbang dalam waktu singkat. Ada juga yang masih bertahan, tapi harus melakukan berbagai kebijakan. Tidak sedikit perusahaan yang terpaksa memangkas gaji karyawan, bahkan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK).

Hal ini menjadi dilema. Di satu sisi, Anda harus mempertahankan perusahaan. Di sisi lain, Anda tidak tega melakukan PHK. Jika Anda betul-betul menginginkan perusahaan bertahan tanpa “mengorbankan” karyawan, ada beberapa cara dalam melakukan efisiensi, yaitu:

Strategi manajemen keuangan

Anda harus mengatur ulang keuangan, sebab, arus kas menjadi faktor utama agar perusahaan bisa bertahan. Amankan persediaan kas dan tentukan langkah yang harus dilakukan. Lakukan negosiasi pada pemilik tempat usaha agar menangguhkan pembayaran sewa. Mintalah pada kreditor untuk memperpanjang masa pembayaran. Begitu juga pada bank, apabila perusahaan Anda masih ada tanggungan pinjaman. Cari informasi, mungkin ada program pemerintah yang memberikan kemudahan bagi para pengusaha seperti Anda. Pertimbangkan juga untuk meminta keringanan pajak. Lalu, hubungi pelanggan dan klien yang memiliki kewajiban pada perusahaan Anda, agar membayar lebih awal.

Dukungan dari pemegang saham

Dalam kondisi seperti saat ini, Anda sebagai pemilik perusahaan disarankan untuk lebih proaktif. Salah satunya adalah berdiskusi dengan para pemegang saham untuk mendapatkan dukungan dana. Sering kali dengan adanya dukungan keuangan, perusahaan tetap dapat menjalankan perusahaan dengan tetap melakukan efisiensi pada beberapa bagian.

Tidak membuat terlalu banyak persediaan

Selama masa pandemi, pastikan pemasok tetap dapat memasok bahan baku. Pastikan pula persediaan bahan baku ini tercukupi hingga beberapa bulan atau tahun ke depan. Pikirkan juga bahan baku alternatif untuk mengantisipasi apabila persediaan menipis dan ternyata pemasok tidak lagi bisa menyediakan bahan baku tersebut. Perlu diperhatikan, jangan sampai menyediakan bahan baku melebihi kebutuhan, untuk menjaga efisiensi.

Kebijakan untuk karyawan

Sebagai pemilik perusahaan, Anda tentu berada di posisi yang sulit antara mempertahankan karyawan atau mengadakan pengurangan karyawan agar bisnis tetap berjalan. Pikirkan kembali, mana hal yang paling efisien bagi perusahaan. Lebih baik Anda tetap mengeluarkan uang untuk menggaji karyawan asalkan karyawan tersebut produktif sesuai kebutuhan perusahaan, daripada melakukan pengurangan karyawan tetapi perusahaan tidak produktif karena kehilangan karyawan tersebut.

Mengurangi jumlah konsultan dan kontraktor

Ada berapa banyak konsultan dan kontraktor yang bekerja sama dengan perusahaan Anda? Pada masa pandemi seperti ini, cobalah kaji ulang kontribusi mereka pada perusahaan. Ada baiknya jika Anda mengurangi jumlah konsultan dan kontraktor, untuk mengurangi biaya. Pada saat yang bersamaan, pilihlah karyawan yang kompeten untuk menggantikan pekerjaan para konsultan dan kontraktor tersebut. Berikan tanggung jawab berupa pekerjaan yang sebelumnya dikerjakan oleh konsultan dan kontraktor, pada karyawan yang kompeten dan beban kerjanya masih belum maksimal. 

Pangkas biaya operasional

Memangkas biaya operasional bisa dengan cara memperketat pemakaian listrik, air, dan internet. Hentikan pemakaian listrik pada peralatan yang selama ini tidak terlalu terpakai.  Misalnya AC di ruangan yang jarang digunakan, komputer yang selalu on padahal hampir tidak pernah dipakai, kipas angin, printer, charger ponsel, dan peralatan lainnya yang menggunakan daya listrik. Periksa juga kemungkinan adanya pipa atau keran air yang bocor. Perbaikilah untuk mengurangi beban pengeluaran biaya air. Terapkan juga kesadaran karyawan untuk menghemat penggunaan air dan listrik. Selain itu, penggunaan internet juga harus diperhatikan. Lakukan evaluasi, mungkin ada divisi atau karyawan yang tidak memerlukan internet. Batasi penggunaan internet hanya untuk karyawan yang benar-benar membutuhkan, untuk urusan pekerjaan. Jika perlu, gantilah paket berlangganan dengan kuota yang lebih kecil, asalkan tidak mengganggu kegiatan operasional.

Banyak elemen yang bisa dilakukan untuk efisiensi. Sebagai pemilik usaha, Anda memang harus melakukan hal tersebut agar perusahaan bisa bertahan. Akan lebih baik lagi jika perusahaan tidak sampai melakukan pengurangan karyawan. Oleh karena itu, karyawan pun harus diajak bekerja sama untuk melakukan efisiensi ini, untuk kepentingan bersama.